sembunyikan senyum



Di antara lelah yang tak berkesudahan
Ia mengendap bersembunyi
Mencari lubang untuk menanggalkan senyum sebanyak mungkin sebelum habis
Diletakkannya di celah terdalam agar tak diambil orang
Ia sisakan saja untuk di penghujung malam
Sebelum malam habis, ia kembali ke tempat itu
Sibuk mencarinya
Tak bisa ditemukan apa yang telah ia simpan diam-diam
Di seberang sana, aku menunggu setengah mampus
Kupersiapkan seribu umpatan baginya
Datang pun ia tergesa-gesa akhirnya
Dengan tangan yang dibentuk sedemikian rupa
Seolah membawa air yang tak boleh menetes di antara sela jari dan tangan
Di situlah ia letakkan senyum yang sudah retak tertindih
Sengaja ia simpan dengan maksud baik-baik untukku
Malam itu kusisipkan rindu beserta rasa pada kemejanya sebelum ia terlelap

Komentar