dua desember

di kota tak bersudut, semua serba putih
diumbar segala kekuatan yang dilatih
berawal ketidaktahuan menjelma patih
di mana lagi mesti kita tanamkan letih?

demi nalar, lebih baik kalah atau salah?
demi benar, lebih baik takut atau kalut?

perayaan berjejalan menjadi ancaman
pembiaran malah memantik pertanyaan
apakah sedang menghimpun ketakutan?
atau malah menimbun kebebasan?

demi nalar, lebih baik kalah atau salah?
demi benar, lebih baik takut atau kalut?

Komentar