nyeleseinnya nanti, ya,,,

"ada niatan pergi bersamaku hari ini?"

"kapan pun"

"salah satu mal terbesar?"

Aku terdiam sesaat. Mal besar adalah tempat paling akhir yang tertulis di daftar favorit kami. Kami lebi suka duduk di kedai kopi atau warung kopi sederhana. Tak ada banyak orang yang sibuk mencari perhatian seisi kedai atau warung. Yang ada hanyalah orang-orang yang berebut mencari suasana untuk mengumbar kata-kata. Kecil saja tempat itu. Sederhana saja pesanan kami.

"ada apa ya?"

Tak tahan juga aku bertanya dengan heran. Bagaimana dengan obrolan mengawang-ngawang yang biasa kita lakukan? Apakah tempat seperti itu cocok untuk dilakukan di sana?

"hanya ingin melihat perkembangan. aku atau mungkin kita sudah terbiasa dengan kehidupan di balik layar. tak inginkah menonton sejenak?"

Komentar