Selesai


Sudah berapa kali putaran jarum jam aku tidak bergegas? Aku masih saja di sini. Tiba-tiba, aku teringat lagi. Kata mereka, hidup selalu dipenuhi pilihan. Benar juga. Kali ini, pilihanku ada dua. Aku bergegas dengan membawa lima tas besar yang kutaruh di sudut. Atau, aku mencari selesai.
Aku menuju taman belakang.
Entah berapa putaran jarum jam aku berada di taman belakang. Katanya, ia sudah beberapa kali mengetuk pintu meminta izin masuk, tapi tak bersambut. Aku sama sekali tak mendengarnya. Akhirnya, ia terpaksa menyelonong.
Katanya, ia menemukan saya sudah berbalur tanah. Aku melongok dari tumpukan tanah ketika ia bertanya apa yang aku lakukan. “Aku sedang mencari,” jawabku. Ia bertanya lagi apa yang aku cari.
“Selesai.”

Komentar