Penyair #1
Siapa yang sudah bosan dengan pertanyaan yang itu lagi dan itu lagi? Kali lain ada yang bertanya, jawabannya tak jauh berbeda. Ini adalah pencarian akan penyair. Yang bersemayam dalam duka. Ia hidup dari luka. Maka, dipeliharalah perih sehingga tak pernah berkesudahan. Satu lagi nekat bertanya, apa yang bisa ditawarkan dari duka? Jika kelancangan itu terjadi nanti, mohon jangan tinggalkan dia. Bukan luka yang tidak ia kenali. Tak juga rapuh yang jarang menggelitik. Siapa tak butuh lancang? Ceritakan lagi kisah kesukaan anak kecil itu. Syahdan, seorang anak terjatuh berulang kali. Bisa berulang karena ia sempat bangun. Dari mulai tidak tahu cara untuk menekuk lututnya untuk berdiri sampai hapal betul cara berlari dari jatuh. Pun, ia tahu bahwa berjalan berhati-hati sembari melihat bawah juga bisa membuatnya tetap jatuh. Berlari kencang juga tetap jatuh. Orang-orang dari pinggir jalan akan meneriakinya untuk terus berlari kencang. Tapi, itu bukan pilihannya. Ia in...